Hai sobat! Kali ini kita akan bahas Cara Setting IP Address Static di Ubuntu Server. Dalam menyeting ip ada ada DHCP dan Static tapi untuk kali ini kita akan bahas yang Static atau bisa disebut setting secara manual. Ok sebelum kita ke tutorialnya alangkah baiknya kita mengetahui sedikit pengertian dari IP Address.

IP Address Linux

IP Address (Internet Protokol Address biasa disingkat IP) adalah sebuah alamat komputer yang terdiri dari deretan angka biner yang terdiri dari 32 bit sampai 128 bit. Angka ini dipakai sebagai alamat identifikasi setiap komputer dalam jaringan internet. Ada 2 jenis IP Address yaitu (IPv4) IP versi 4 dan (IPv6) IP versi 6. IPv4 terdiri dari 32 bit sedangkan IPv6 terdiri dari 128 bit.

Disini kita akan menggunakan 2 cara yang berbeda. Cara yang pertama itu hanya bekerja ketika komputer sedang hidup saja jika di reboot atau restart maka akan berubah seperti semula. Sedangkan cara yang kedua IP Address akan tetap sama kalupun sudah di reboot atau restart. Ok langsung saja kita menuju ke tutorialnya.

Cara Setting IP Address Static di Ubuntu Server

1. Melalui Command Line Interface (CLI)
Sebelumnya tentukan dulu IP Address yang akan anda gunakan. Disini saya akan menggunakan ip address 192.168.1.2 dengan netmask 255.255.255.0 juga gateway 192.168.1.1 dan akan di konfigurasikan ke eth0. Maka tuliskan perintah sebagai berikut.

root@ubuntu:~# ifconfig eth0 address 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.1.1

Untuk cek konfigurasinya gunakan perintah berikut.

root@ubuntu:~# ifconfig eth0

2. Melalui Edit File Interface
File interface ini adalah file yang berisi semua konfigurasi ip address yang ada pada linux. file ini terletak pada /etc/network/interface jika ingin membukanya silahkan gunakan perintah nano. Lebih tepatnya jalankan perintah berikut.

root@ubuntu:~# nano /etc/network/interface

Jika sudah terbuka file interface nya silahkan tambahkan perintah berikut.

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.1.2
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1
dns-nameservers 8.8.8.8

Jika sudah restart konfigurasinya agar ip address bisa berkerja.

root@ubuntu:~# /etc/init.d/networking restart

Jika konfigurasi sudah berhasil maka akan keluar tulisan OK jika konfigurasi gagal FAIL maka cek menggunakan perintah mii-tool.

root@ubuntu:~# mii-tool
eth0: no autonegotiation, 1000baseT-FD flow-control, link ok
eth1: no autonegotiation, 1000baseT-FD flow-control, link ok
eth2: no autonegotiation, 1000baseT-FD flow-control, link ok
eth3: no autonegotiation, 1000baseT-FD flow-control, link ok

jika yang tampil berurutan seperti ini berarti tidak ada masalah tinggal restart ulang saja. Tapi jika yang tampil tidak berurutan atau seperti ini.

root@ubuntu:~# mii-tool
eth0: no autonegotiation, 1000baseT-FD flow-control, link ok
eth3: no autonegotiation, 1000baseT-FD flow-control, link ok

Jika seperti itu maka anda harus merekonfigurasi dengan perintah

root@ubuntu:~# rm /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules

Kemudian silahkan di reboot. Jika sudah di reboot silahkan cek menggunakan perintah ifconfig. Disitu akan tertera beberapa ip address yang berlaku pada device anda.

Sekian artikel tentang Cara Setting IP Address Static di Ubuntu Server. Jika masih kurang paham dengan apa yang saya tuliskan atau ada yang ingin ditanyakan silahkan berkomentar di bawah. Sekian terimakasih.